Sejumlah Ormas Di Konawe Mendukung Kinerja Kapolres Konawe
Konawe,Anekafakta.com
Sejumlah ormas di Konawe menghimbau agar tidak terprovokasi seruan aksi yang dilakukan Taman Pemuda dan Mahasiswa Tolaki (Tamalaki ) Sultra di Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) , pada Selasa (27/2/2024)
Kepada awak media saat Konferensi pers, Pembina Tamalaki Wonua Sultra Jahiuddin menyampaikan mendukung apa yang dilakukan Kapolres Konawe terkait demo anarkis pada tanggal 17 Januari 2024 lalu diusut secara tuntas.
Bukan tanpa alasan, pada saat Demo anarkis terjadi yang mengakibatkan dua Polisi mengalami luka bakar, dirinya berada ditempat kejadian.
"Karena pada saat kejadian saya sendiri,berada di tempat kami melihat persis bahwa aparat kepolisian dalam mengawal demo mengalami luka bakar akibat Demo anarkis, " ungkapnya. Selasa (27/2/2024)
Lebih lanjut, ia sangat menginginkan Konawe dalam aman dan kondusif dan Ia juga menghimbau kepada Ormas yang ada di Kabupaten Konawe untuk tidak ikut terprovokasi dengan apa yang dilakukan teman-teman Tamalaki Sultra.
"Jadi prosedurnya yang melakukan penganiayaan dan pembakaran harus di usut secara tuntas harus di proses secara hukum artinya negara kita di Indonesia adalah negara hukum. jadi kita harus taat dan patuh," terangnya.
Menurutnya, apa yang dilakukan Kapolres Konawe sangat mendukung dan selama Kepemimpinan Kapolres Konawe AKBP Ahmad Setiadi dikonawe dalam menegakkan kemanan tetap aman dan terjaga.
"Alhamdulillah terjaga dengan baik sekali lagi. Saya selaku pembina Sultra kemudian kepada semua teman-teman jangan terprovokasi . Karena ini kalau kita terprovokasi artinya akan membuat di konawe ini dalam keadaan tidak Kondusif, "kata Jahiuddin.
"Kami mengharapkan kepemimpinan Kapolres Konawe tetap selalu solid dalam menjaga kambtibmas, "sambungnnya.
Ditempat yang sama Ketua DPD Tamalaki Wonua Ndolaki Konawe Didin Adinsyah mengatakan ormas yang berada di Kabupaten konawe bersinergi dengan aparat TNI, Polri serta Pemda.
"Apalagi ini kita dekat HUT konawe. Jadi harus kita ciptakan Konawe tetap Kondusif tidak ada lagi buat kegaduhan, " ujarnya
Sementara itu, Ketua Umum Tamalaki Towonua Hasan menghimbau kepada teman- teman untuk tidak ikut seruan aksi yang di selenggarakan oleh Tamalaki Sultra hari ini.
"Karena pada dasarnya kita sebagai warga negara Indonesia harus patuh dan menghormati hukum yang berlaku diwilayah Kesatuan Republik Indonesia, " pungkasnya.
Sebelumnya, Unjuk rasa yang terjadi di Kantor Bupati Konawe Jalan Inolobunggadue, Kelurahan Puunaaha, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (15/1/2024), berlangsung anarkis.
Akibatnya, dua anggota polisi terbakar.
Empat orang pendemo ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Konawe, Rabu (17/1/2024) .
Pascakejadian, dua anggota polisi itu menjalani perawatan di badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit (BLUD RS) Konawe.
Laporan :fajri
Posting Komentar