Masih Tersajikah, Kue Dan Jajanan Jadul Lebaran Bagi Warga Masyarakat Di Sampang
ANEKAFAKTA.COM,SAMPANG Nuansa Lebaran di Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur mulai terasa
Pantauan reporter media ini H-7 Lebaran senin 24/3, Pasar dan Toko penyedia bahan untuk Lebaran serta Mini Market mulai banyak dikunjungi warga masyarakat guna menyiapkan kebutuhan Lebaran, tak terkecuali penyedia bahan maupun olahan kue maupun jajanan instan untuk disajikan saat Lebaran tiba
Masih ingat dengan kue maupun jajanan Jaman Dulu (Jadul) yang disajikan oleh warga masyarakat Madura khususnya di Kabupaten Sampang untuk menjamu kunjungan Silaturahmi para tamu, family, kolega, kerabat maupun tetangga saat Lebaran
Kue, jajanan serta camilan Jadul Lebaran yang terkenal dan lagi ngetrend serta di sajikan oleh warga masyarakat saat itu yakni Serpot, Sagon, Sadru, Bangkit (Aneka kue kering), Kuping gajah, Madu mongso, Serpong yang diselingi dengan Aneka camilan seperti Emping melinjo, Mente goreng, Rengginang, Marning (jagung), Kacang, Otok dan Ko kokoh (irisan berbahan tepung)
Dan yang lebih mempunyai ciri khas dari kue, jajanan maupun camilan Jadul Lebaran itu disajikan dalam tempat sejenis toples besar berbahan kaca tebal (Galbas)
Dengan maraknya kue dan jajanan kekinian serta produk pabrikan ditengah masyarakat, maka masih tersajikah kue, jajanan dan camilan Jadul pada Lebaran tahun 2025 ini
St Fauziyah 34 warga Kelurahan Dalpenang senin 24/3 mengaku sudah menyiapkan kue dan jajanan kekinian untuk menjamu tamu yang mau kunjungan Silaturahmi
"Ngikuti trend terkini saja mas, khawatir sudah bosan dan kurang diminati para tamu," ujarnya
Ny Ummiyah 40 Ibu Rumah Tangga di Kecamatan Omben menuturkan sejak tahun 2020 mulai menyajikan kue produk dari pabrikan
"Maklum mas sejak tahun itu warga masyarakat mengalami masa sulit, jadi memilih alternatif yang sederhana serta mudah didapat dan yang terpenting tidak mengurangi esensi atau makna menghormati para tamu waktu berkunjung," tuturnya
Sementara Hj Ainiyah 48 warga di Kecamatan Camplong mengaku sebenarnya ingin menyajikan kue maupun jajanan Jadul, namun sulit didapat
Karena menurut Hj Ainiyah proses pembuatannya sangat sulit dan tidak semua orang bisa melakukannya
"Memang ada Pelaku UMKM yang selama ini memproduksi jajanan Jadul bahkan produknya sudah merambah ke sejumlah minimarket, tapi dari sisi rasa serta kualitas berbeda dengan hasil olehan yang dibuat orang orang jaman dulu," ungkapnya
Berbeda dengan pengakuan yang lain, Virda Azzahra 34 warga Kelurahan Banyuanyar menyatakan tetap akan menyajikan kue dan jajanan Jadul waktu Lebaran
"Untuk mengingat masa lalu dan melestarikan produk nenek moyang saja," tandasnya
Ia mengaku sudah pesan kue Jadul seperti Serpot Sagon dan Sadru kepada orang Pamekasan yang hingga saat ini masih eksis membuat kue Jadul tersebut
Ditambahkan, berdasarkan informasi yang didapat sebenarnya di Kabupaten Sampang ini masih ada orang yang masih memproduksi kue Jadul seperti yang ada di jalan Kenanga Kelurahan Dalpenang, Pahlawan Kekurahan Rongtengah dan jalan Mangkubumi Kelurahan Polagan. (Imade)
Posting Komentar